Kisah Muallaf Indonesia Terbaru

Luzie Megawati Terpikat Keteladanan Umar bin Khattab

KisahMuallaf.com – Hiasan dinding bertuliskan kalimat Tiada Tuhan Selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang banyak terpampang di toko stationary di Kota Bandar Lampung, menarik perhatian seorang gadis cilik. Saking seringnya melihat tulisan tersebut, bocah perempuan bernama lengkap Luzie Megawati ini mulai bertanya-tanya. ”Selama itu, saya belajar bahwa Tuhan Maha Esa. Lalu, mengapa bisa ada kata-kata

Abdurrahman Al Gonzaga Temukan Cinta Kasih Islam

KisahMuallaf.com – Rupanya, takdir membawa pria kelahiran Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) itu pada hidayah Islam. Ia pun menjadi mualaf. Namun setelah itu, ia dihadapkan pada tantangan yang sangat berat sebagai seorang Muslim. Tahun-tahun pertama usai mengucap dua kalimat syahadat, Abdurrahman menghadapi aneka kendala. Tidak mudah menjalani hari-hari lantaran kesulitan pada berbagai aspek. Begitu pula

Kisah Islamnya Sang Anak Adopsi

KisahMuallaf.com – “Tidaklah setiap anak yang lahir kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orangtuanya lah yang akan menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi,” sabda Rasul riwayat Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Bukhari dan Imam Muslim. Hadist tersebut seakan mewakili apa yang terjadi dalam kehidupan Linda. Jikalau tak diadopsi keluarga Muslim, bisa jadi Linda kini

David Sanford Scherer: Takbir yang Menggetarkan

KisahMuallaf.com – Gema takbir di malam Idul Fitri 20 tahun silam, menggetarkan hati David Sanford Scherer. Kalimat yang mengagungkan sang Khalik itu membuatnya merinding. Cahaya iman pun menyala dalam hatinya. Seketika itu pula, pria kelahiran Yokohama, Jepang itu memutuskan memeluk Islam. ”Langsung saya bilang mau masuk Islam. Alhamdulillah, di malam takbiran itu saya memeluk Islam,”

Phoa Nyok Sen: Temukan Islam Setelah Tertipu Ratusan Juta

KisahMuallaf.com – Phoa Nyok Sen alias Alex adalah pedagang Sembako di Pasar Purworejo, Jawa Tengah. Tahun 2000-an, usahanya cukup sukses dengan omzet antara Rp 70-80 juta setiap hari. Namun kejayaan ini lambat laun redup dan akhirnya bangkrut, serta masih harus menanggung utang ratusan juta rupiah. Kebangkrutan ini akibat ulah karyawan kepercayaannya. Uang hasil berdagangnya seharusnya

Yohanna Anisa Indriyani Islamkan Ayah dan Tiga Adiknya

KisahMuallaf.com – Lahir dan dibesarkan di keluarga non-Muslim tak membuat Yohanna Anisa Indriyani kehilangan kesempatan mengenal Islam. Lingkungan sekolah dan sosialnya ternyata berpengaruh besar dalam membentuk jiwa gadis yang kini berusia 23 tahun ini. Dari sekolah pula ia mengenal Islam, agama yang tak pernah ada di keluarganya. Dari sekolah pula, keinginannya untuk mengetahui lebih dalam

Muhammad Yusuf Seran, Hidayah Melalui Mimpi

KisahMuallaf.com – Sejak kecil ia sangat suka mendengar lantunan azan. Gotfridus Goris Seran. Begitulah nama asli pria calon pastor asal Kupang tersebut. Ia mengubah namanya dengan mengambil dua nama Nabi dan Rasul sekitar 20 tahun silam, saat ia memeluk agama Islam. “Saya ingat betul saat itu 29 November 1992, saat saya sedang kuliah pascasarjana di

Yohanna Anisa Indriyani, Tertarik Islam Sejak SD

KisahMuallaf.com – Ayah dan ketiga adiknya mengikuti jejaknya menjadi Muslim. Lahir dan dibesarkan di keluarga non-Muslim tak membuat Yohanna Anisa Indriyani kehilangan kesempatan mengenal Islam. Lingkungan sekolah dan sosialnya ternyata berpengaruh besar dalam membentuk jiwa gadis yang kini berusia 23 tahun ini. Dari sekolah pula ia mengenal Islam, agama yang tak pernah ada di keluarganya.

Yeanny Suryadi, Mengenal Islam dari Balik Pagar

KisahMuallaf.com – Ajaran bagi Muslimah untuk menutup aurat membuatnya sadar betapa Allah Subhanahu Wa Ta’ala sangat adil. Dari balik pagar rumahnya yang tinggi, Yeanny Suryadi mengenal Islam. Ketika itu, Yeanny kecil tinggal di tengah perkampungan Muslim di Bandung. Ia dan keluarganya tinggal di sebuah rumah besar yang mengambil “jarak” dengan masyarakat sekitar. Dari balik pagar

Ida Bagus Mayura, Menjadi Brahmana Muslim

KisahMuallaf.com – Menjadi bagian dari kasta Brahmana dalam sistem sosial masyarakat Bali adalah sesuatu yang istimewa. Namun, bagi Ida Bagus Mayura, kasta tidak berarti apa-apa. Tidak membuatnya bahagia. Sebaliknya, Islam bisa memberikan cara pandang yang lain dalam hidup Mayura. Sesuatu yang menjawab rasa penasarannya akan Tuhan dan pertanyaan-pertanyaan sulit tentang hidup. Mayura merasakan ketertarikan akan